Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2022

Posesif

 Maafkan aku, jika yang kulakukan membuatmu berpikir aku suami yang posesif, tidak boleh seperti ini atau seperti itu. Aku tidak bermaksud seperti itu. Aku hanya takut engkau khilaf, dan aku harus kehilanganmu. Aku takkan sanggup untuk itu. Jadi tolong maafkan aku.

Hujan

 Hujan, turunlah yang deras. Basahilah hatiku yang tandus. Hapuslah kesedihan hatiku. Banjirlah, hanyutkan kepiluan jiwa ku ini, terbawa arus, hilang tak berbekas...

Diamku

 Yang tidak harus dilakukan kenapa mesti kau lakukan? Tidakkah kau mengerti, jika setiap tindakan itu pasti ada akibatnya? Kalau sudah seperti ini aku tidak bisa berbuat apa apa. Yang bisa ku lakukan hanya diam dan menunggu, sampai kau akhirnya mengerti apa yang harus kau lakukan untuk mengembalikan semuanya. Bukan aku tak mau bicara, hanya saja aku tak ingin ada kesalahpahaman diantara kita, yang membuat suasana menjadi semakin tidak nyaman. Ku harap kau mengerti.

Hilang

Entah mengapa, aku merasa perlahan lahan semuanya mulai memudar di renggut oleh rasa capek, lelah dan letih...semoga hanya memudar, jangan sampai hilang.

Diam

 Hanya rokok ini yg selalu menemaniku di saat aku sendiri, saat aku merasa sepi, saat aku merasa lelah, dia selalu ada. Jadi tolong, jangan larang aku merokok..